Jenis Jenis Singkong Budidaya, Hayo Pilih Mana?

Jenis Jenis Singkong Budidaya

Singkong ada banyak jenisnya, namun ulasan di bawah ini hanya akan membahas jenis singkong budidaya yang sering dipakai oleh petani!

Pengertian

Ubi kayu yang memiliki nama lain diantaranya adalah ubi prancis, ubi sampa, ubi kayu, singkong, hingga kaspe (Manihot esculenta) merupakan perdu tropis dan subtropis tahunan dengan memiliki asal yaitu dari suku Euphorbiaceae. Umbinya populer disebabkan karena sering menjadi bahan untuk makanan pokok dengan menghasilkan karbohidrat serta daunnya untuk dijadikan sebagai sayuran.

Jenis Jenis Singkong Budidaya

1. Singkong Mukibat

Nama yang diberikan kepada singkong mukibat diperoleh dari nama seorang petani yang juga memiliki nama Mukibat. Pada tahun 1903 hingga 1966, singkong dengan memiliki nama mukibat ini dibudidayakan dan juga dikembangkan oleh Bapak Mukibat yang berasal dari daerah Ngadiwulih, Kabupaten Kediri, Provinsi Jawa Timur.

Singkong mukibat merupakan hasil okulasi yanng berasal dari bagian batang bawah ubi kayu serta ubi kayu karet. Singkong yang satu ini mempunyai ukuran 3 sampai 6 kali lebih tinggi dibandingkan dengan singkong biasa. Rasa yang terdapat dalam singkong mukibat cenderung pahit dan umumnya diambil kandungan patinya untuk dijadikan sebagai bahan bieotanol.

2. Singkong Gajah

Disebut dengan nama singkong gajah disebabkan karena singkong yang satu ini mempunyai ukuran yang bisa dibilang sangat besar. Singkong yang berasal dari provinsi Kalimantan Timur ini pertama kali ditemukan oleh Profesor Ristono. Beliau merupakan Guru Besar Ahli Matematika yang berasal dari Universitas Mulawarman. Singkong gajah banya disukai oleh petani disebabkan karena memperolah singkong dengan jumlah yang besar.

Apabila singkong pada umumnya mendapatkan singkong dengan memiliki berat 5 sampai 8 kilogram, berbeda dengan singkong gajah yang dapat mempunyai bobot sampai dengan 50 kilogram. Singkong ini mempunyai ciri-ciri khusus, antara lain adalah daun mudanya memiliki warna ungu sedikit kemerahan. Selain itu, tunas yang berada pada pucuk dari batang utama akan akan memiliki cabang sebanyak tiga pada saat telah tumbuh pada bulan keempat. Biasanya singkong gajah banyak dipakai menjadi bahan untuk tepung dan juga industri bioetanol.

3. Singkong Manggu

Singkong manggu merupakan singkong yang biasa kalian jumpai di pasaran dan paling banyak dan sering dimakan oleh penduduk negara Indonesia. Umbi yang satu ini berasal dari provinsi Jawa Barat yang dapat dijadikan sebagai beraneka macam makanan, misalnya gorengan, singkong rebus, tape, getuk, keripik singkong, sampai singkong bakar.

Umbi manggu mempunyai daging yang memiliki rasa gurih, hal ini disebabkan karena memiliki kandungan pati yang tinggi. Singkong yang satu ini paling gampang untuk ditanam, dapat dengan mudah dikupas bagian kulitnya, mempunyai waktu panen yang cepat serta mempunyai tekstur yang empuk. Singkong manggu umumnya memiliki ukuran dengan diameter 4 sampai 5 cm dan dalam satu pohonnya paling banyak hanya mendapatkan hingga 10 kilogram saja.

4. Singkong Emas

Walaupun memiliki nama singkong emas, singkong ini bukan berarti mempunyai warna emas. Diberikan nama seperti itu karena singkong yang satu ini dapat memberikan keuntungan yang sangat luar biasa! Singkong ini berasal dari Bengkulu dan adalah hasil dari persilangan antara singkong Thailand dan juga singkong karet lokal.

Dengan waktu panen yang sangat cepat dan dalam waktu sekitar 7 bulanan serta ditanam pada lahan dengan memiliki luas 1 hektar, tanaman yang satu ini dapat memperoleh hingga ratusan ton singkong. Umumnya singkong emas dijadikan sebagai tepung, bahan jamu, minyak kompor, serta pakan ternak.

5. Singkong Putih

Untuk kalian sedang yang ingin mengolah kolak singkong maupun sup singkong, maka pakailah singkong putih untuk menjadi bahan dasarnya. Sama seperti namanya, singkong ini mempunyai warna daging dengan memiliki warna putih akan tetapi mempunyai tekstur yang keras.

Oleh sebab itu, singkong putih lebih cocok untuk dipakai ke dalam beraneka macam makanan yang dikukus maupun direbus. Biasanya singkong putih memperoleh 2 hingga 3 kilogram setiap batangnya serta mempunyai masa panen selama 9 bulan.

6. Singkong Mentega

Singkong mentega atau dapat juga disebut dengan singkong kuning ini mempunyai warna kuning yang khas serta memiliki teksur yang empuk, legit, dan juga kenyal. Memiliki rasa yang manis menjadikan singkong mentega sering dijadikan sebagai tape atau hanya direbus untuk menjadi camilan rumahan. Bahkan singkong yang satu ini disebut menjadi salah satu singkong istimewa karena memiliki rasa yang dapat menjadi penggugah selera.

Supaya dapat mengolah singkong kuning menjadi lebih empuk, sebaiknya dijadikan sebagai singkong rebus. Daging singkong akan memiliki rasa yang lebih gurih apabila ditambahkan sedikit garam serta taburan gula pasir di atasnya. Singkong mentega mempunyai masa panen dalam waktu selama 13 bulan.

7. Singkong Darul Hidayah

Singkong dengan memiliki nama darul hidayah juga sering dipanggil dengan sebutan singkong raksasa disebabkan mempunyai ukuran yang jumbo. Umbi yang satu ini dapat mempunyai bobot sampai 10 kali lipat dari singkong biasa. Karena keistimewaan yang ada dalam singkong tersebut, singkong darul hidayah banyak diburu oleh orang.

Singkong jumbo ini umumnya dijadikan sebagai bahan baku industri, tape, combro, tepung tapioka, getuk, sampai dengan bioetanol. Waktu hingga menuju panen singkong ini adalah selama 12 bulan dan sekalinya panen dapat memperoleh omzet sampai dengan ratusan juta. Tinggi tanaman singkong ini dapat menyentuh angka hingga 3,65 meter serta mempunyai warna batang tua yang putih serta memiliki tekstur dagingnya yang padat. Singkong ini sedikit lebih peka terhadap hama tungau merah serta penyakit jamur.

8. Singkong Cimanggu Super

Sama seperti namanya, singkong ini berasal dari daerah yang bernama Cimanggu, Provinsi Jawa Barat. Singkong Cimanggu super iasanya mempunyai diameter ukuran batang kurang lebih sekitar 4 sampai 5 cm. Umbi yang satu ini mempunyai keistimewaan tersendiri, yakni mempunyai rasa yang manis, terdapat tekstur daging yang lembut dan juga renyah, tidak terdapat kandungan racun, serta mempunyai kandungan pati yang sangat tinggi.

Umbi ini mempunyai masa panen dalam waktu 8 sampai 10 bulan. Singkong Cimanggu super mempunyai warna kulit batang yang sedikit kecokelatan serta batang bagian dalamnya memiliki warna putih agak kecokelatan. Singkong ini dapat dibuat menjadi tepung, tape, keripik, bahan baku bioethanol, brownies, sirup, dan lain sebagainya.

9. Singkong Adira 1

Adira 1 merupakan jenis singkong unggulan yang telah ada bahkan sejak tahun 1986. Warna yang terdapat dalam daging singkong yang satu ini adalah kuning serta kulit yang memiliki warna cokelat seperti singkong biasanya. Singkong adira 1 memiliki kandungan kadar tepung sebanyak 45 persen.

Memiliki rasa yang manis menjadikan singkong ini bisa dijadikan sebagai beraneka macam makanan. Masa panen singkong dari jenis yang satu ini kurang lebih sekitar 7 sampai 10 bulan. Hal istimewa yang terdapat dalam singkong adira 1 adalah tahan terhadap serangan hama, misalnya tungau merah serta bakteri hawar daun.

10. Singkong Adira 2

Singkong adira 2 sedikit lebih unik apabila dibandingkan dengan adira 1, hal ini disebabkan karena singkong yang satu ini mempunyai warna ungu muda yang terdapat pada daging bagian dalam serta memiliki kulit berwarna putih dan cokelat. Umbi ini banyak dipakai menjadi bahan industri tepung tapioka serta mempunyai rasa yang pahit.

Umbi adira 2 tidak baik apabila dimakan dalam kondisi segar karena memiliki kandungan HCN yang tinggi. Kandungan tersebut dapat mengakibatkan keracunan pada manusia ataupun pada hewan. Ubi ini mempunyai waktu panen selama 8 sampai 12 bulan dan juga tahan terhadap tungau merah serta penyakit layu.

Leave a Comment

Your email address will not be published.