Cara Membuat Kopi Bubuk

Proses Pengolahan Kopi

Cara membuat kopi bubuk, Proses pengolahan kopi ini jauh dari sederhana dan membutuhkan banyak waktu lho. Proses penanaman kopi hingga pengolahannya membutuhkan keahlian khusus. Para pecinta kopi pasti paham bahwa setiap biji kopi memiliki keunikannya masing-masing. Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor, namun satu hal yang pasti, semuanya dimulai dari proses penanaman.

Cara Membuat Kopi Bubuk
Cara Membuat Kopi Bubuk

Penasaran dengan proses pengolahan kopi? Berikut penjelasannya mulai dari menanam hingga akhirnya bisa disajikan dengan nikmat di langit!

 

Dari Menanam hingga Memanen

Proses penanaman biji kopi memiliki persiapan yang panjang dan dilakukan dengan hati-hati. Hal utama yang harus diperhatikan adalah jenis biji kopi harus ditanam pada ketinggian yang tepat.

 

Pohon kopi arabika sebaiknya ditanam di pegunungan dengan ketinggian 1000-2000 mdpl. Sedangkan Robusta cocok di darat dengan ketinggian >800 mdpl. Ketinggian, suhu, tanah, kelembapan, dan bahkan sinar matahari dapat memengaruhi rasa kopi itu sendiri.

 

Rata-rata rasa kopi favorit yang ditanam di ketinggian lebih dari 1300 mdpl. Mengapa? Hal ini dikarenakan karakter dan rasa kopi yang diperoleh lebih kompleks.

 

Setiap tahun pohon kopi akan mulai berbunga pada bulan Mei, setelah itu dibutuhkan waktu sekitar 9 bulan untuk menghasilkan buah kopi atau cherry. Pada bulan Februari buah kopi muncul dan siap panPemrosesan Ceri, Proses Penting Setelah Panen

Proses pasca panen atau pasca panen tidak kalah penting karena dapat mempengaruhi kualitas akhir kopi. Lalu apa saja yang dibutuhkan setelah buah kopi dipanen?

 

Buah kopi yang sudah dipetik dan dikumpulkan akan melalui proses pengolahan yang panjang. Ada dua hal yang dilakukan setelah panen, yaitu proses pengelupasan kulit dan penjemuran atau penjemuran.

 

Secara sederhana, proses pengeringan kopi basah atau metode basah disebut juga dengan proses pencucian. Prosesnya, buah kopi akan direndam dalam air untuk menghilangkan kulit yang menempel pada daging buahnya.

 

Selain membuang kulitnya, proses perendaman ini juga dilakukan untuk memilih buah ceri yang kurang baik. Sedangkan metode kering menggunakan teknik yang berbanding terbalik dengan metode basah.

 

Metode pengolahan kopi kering telah digunakan selama ratusan tahun dan jauh lebih sederhana. Buah kopi yang telah melewati proses seleksi akan langsung dijemur selama 5-6 minggu.en.

Baca Juga : peluang usaha ayam crispy

Baca Juga : cara menyimpan buttercream

Baca Juga : usaha burger rumahan

Proses Penggilingan Kopi

Proses selanjutnya adalah penggilingan atau milling. Biasanya proses ini dilakukan sebelum biji kopi siap dijual atau diekspor. Oh ya, proses penggilingan ini berbeda dengan proses penggilingan biji kopi menjadi bubuk.

 

Proses penggilingan kembali dilakukan untuk memisahkan kulit dari biji kopi. Setelah proses ini, biji kopi biasanya siap untuk di-grading atau di-grading. Grading biji kopi untuk menentukan kualitas, bagaimana melakukannya?

 

Grading dilakukan hanya dengan melalui proses seleksi penyortiran dengan kriteria seperti ukuran, berat, dan cacat biji kopi. Misalnya cacat warna dan bentuk.

 

Memanggang dan Grinding Kopi

Akhirnya, setelah melalui berbagai proses pengolahan kopi yang panjang, biji kopi siap untuk disangrai sesuai dengan kebutuhannya. Derajat penyangraian biji kopi akan kembali mempengaruhi rasa yang dihasilkan.

 

Misalnya, jika Anda menyukai rasa pahit, maka pilihlah dark roast atau dark roast. Setelah proses roasting, biasanya biji kopi sudah siap untuk Anda jadikan menu kopi.

 

Hal yang perlu Anda lakukan setelah itu adalah menggiling atau memanggang biji kopi hitam sesuai dengan alat seduh yang ingin Anda gunakan.

 

Baca Juga: produk mesin kopi

Baca Juga : usaha kue bolu rumahan

Baca Juga : usaha puding kekinian

Itulah proses pengolahan kopi tradisional yang umum dilakukan di seluruh dunia. Namun, ada perbedaan yang signifikan untuk pengolahan kopi hitam instan. Misalnya, teknik pengolahan kopi hitam instan ala NESCAFÉ yang melalui dua proses pengeringan.

 

Pertama, proses pengeringan semprot dan yang kedua adalah pengeringan beku. Biji kopi akan menjadi kopi instan setelah melalui proses spray-drying. Kopi akan dibuat menjadi cairan pekat yang diproses sedemikian rupa sehingga membuat bubuk kopi instan mudah larut atau larut.

 

Meski pengolahannya sulit, Anda bisa menyajikan secangkir kopi nikmat dengan kopi instan hanya dalam 6 detik dengan menyeduh kopi NESCAFÉ Classic menggunakan air panas atau dingin. Jadi, sudah siap menikmati secangkir kopi nikmat ala NESCAF?

Leave a Comment

Your email address will not be published.