Cara Membuat Cold Brew

Cara membuat cold brew terbuat dari kopi giling yang dicampur dengan air dingin atau suhu ruang. Lalu, didiamkan dalam kulkas 8-12 jam sebelum disajikan. Setidaknya dalam setahun terakhir, kopi seduh dingin seperti kopi cold brew semakin menarik banyak peminat. Di luar Indonesia, kopi cold brew saat ini sedang menjadi tren. Kopi cold brew memang dianggap menarik karena pola seduhnya yang tidak melibatkan “paparan suhu panas” seperti kopi lazimnya. Cold brew diseduh dengan menggunakan air dengan suhu ruang, atau air dingin.

Menurut para ahli kopi, metode seduh dingin seperti ini dianggap bisa menghindarkan kopi teroksidasi oleh suhu panas dari air. Sehingga pada akhirnya, kopi yang sedang diekstraksi menghasilkan citarasa yang lebih utuh dan cenderung lebih sweet. 

Pada metode kali ini, kopi cold brew yang kami coba dibuat dengan alat mesin kopi Hario Mizudashi coffee pot yang berukuran 1.150 ml. Selain prosesnya yang cukup mudah sehingga bisa juga bisa dilakukan oleh para penggemar kopi yang barangkali masih belajar membuat cold brew, dengan ukuran ini kita juga bisa menyajikannya untuk 5 cangkir. Cukup ideal untuk dinikmati ramai-ramai bersama teman. Atau dijadikan stok minuman sendiri di rumah.

Perbedaan Antara Cold Brew Coffee dan Kopi Hitam Biasa:

1. Lebih Aman untuk Lambung

Kopi cold brew cenderung lebih bisa ditoleransi oleh orang-orang yang perutnya sensitif terhadap rasa asam kopi atau yang punya masalah asam lambung. Sebab, teknik “penyeduhan” atau perendaman biji kopi giling dengan air dingin membuat keasaman kopi berkurang. Selain itu, kopi cold brew juga mengandung polisakarida. Polisakarida adalah senyawa gula sederhana yang dapat meningkatkan daya tahan saluran pencernaan. Jadi, ini bisa mengurangi iritasi dan efek asam dari kopi pada saluran pencernaan.

Minuman dengan kadar asam rendah terbukti bermanfaat untuk mengurangi penyakit jantung, menjaga kepadatan tulang dan massa otot, hingga meningkatkan daya ingat.

2. Kafeinnya Lebih Tinggi

Teknik penyeduhan dengan air dingin akan menghasilkan konsentrat cairan kopi yang lebih pekat daripada menyeduh pakai air panas. Oleh karena itu, kopi cold brew memiliki kadar kafein yang tinggi dibandingkan dengan kopi hitam panas.

Secangkir cold brew coffee mengandung 200 mg kafein, sementara kopi seduhan air panas umumnya hanya mengandung 95 mg kafein.

3. Antioksidannya Lebih Rendah

Hal yang sangat disayangkan pada cold brew coffee adalah kadar kandungan antioksidan yang ternyata lebih rendah daripada kopi panas. Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Scientific Reports menemukan bahwa kadar antioksidan bernama chlorogenic acid lebih banyak ditemukan pada kopi seduhan air panas. Sebab, air panas mampu mengekstrak senyawa bioaktif tambahan untuk menghasilkan kadar chlorogenic acid yang lebih tinggi. Selain menjaga tubuh dari paparan radikal bebas, chlorogenic acid juga membantu mengendalikan gula darah.

Cara Membuat Cold Brew Dengan Mudah

cara membuat cold brew

Bahan-Bahan:

  • 80 gram biji kopi
  • Mizudashi Cold Brew ukuran 1.150 ml
  • Grinder
  • Air (dingin) 1.150 ml

Cara Membuat Cold Brew:

  1. Giling biji kopi dalam level medium coarse, atau sedikit menuju kasar jika Anda tidak ingin rasanya terlalu intens.Masukkan bubuk kopi yang telah digiling ke bagian strainer (saringan) Mizudashi.
  2. Pasang strainer ke pot/botol kaca.Tuangkan air, basahi seluruh bubuk kopi hingga merata. Tuang air secara perlahan.
  3. Stop ketika level air kira-kira sudah mencapai bagian tengah pegangan (handle).
  4. Aduk secara perlahan agar kopi dan air bisa tercampur seluruhnya. Sebaiknya jangan memakai benda-benda berujung tajam untuk mengaduk supaya tidak merusak filter.
  5. Tutup pot Mizudashi. Lalu masukkan ke lemari pendingin. Waktu ideal untuk ‘merendam’ kopi cold brew umumnya adalah 8 jam, tapi durasi lamanya pendinginan ini kembali lagi kepada preferensi masing-masing.
  6. Setelah kurang lebih 8 jam, ambil Hario Mizudashi coffee pot dari lemari pendingin. Lepaskan bagian saringan (strainer)—jika ingin tetap menaruh saringan di dalam pot setelah ekstraksi maka rasanya akan menjadi terlalu kuat dan terlalu pahit.
  7. Selesai.  Kopi coffee brew sudah siap dinikmati.

Semacam Catatan:

  • Tidak semua biji kopi/single origin cocok diseduh dengan metode cold brew. Sebaiknya pilih biji yang berkarakter fruity atau memiliki sweetness cukup tinggi jika ingin mencoba metode ini. Alasannya simpel. Karena kopi “direndam” selama berjam-jam, maka notes atau karakter bawaan yang ada dalam kopi tersebut akan memengaruhi hasil akhir cold brew yang akan disajikan nantinya. Nah bayangkan saja kalau kopi yang diseduh dengan metode ini memiliki acidity yang cukup dominan.
  • Lamanya waktu ekstraksi juga bisa memengaruhi hasil akhir, meskipun kopi yang digunakan adalah single origin yang sama. Misalnya, single origin Minang Solok yang diekstraksi selama 8 jam akan memiliki rasa berbeda dengan yang diekstraksi lebih dari 12 jam.:p

kopi cold brew ini juga bisa divariasikan lagi dengan beberapa tambahan. Meskipun sebenarnya bisa langsung dinikmati saat itu juga—setelah proses ekstraksi tentu saja, namun ada beberapa orang yang menambahkannya lagi dengan es. Atau, dengan yang sedang tren saat ini: infusi nitrogen.

Sekian artikel tentang cara membuat cold brew, semoga bermanfaat. Selamat membuat kopi cold brew!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *