Analisa Modal Usaha Keripik Singkong Beserta Keuntungannya

Analisa Modal Usaha Keripik Singkong

Analisa Modal Usaha Keripik Singkong – Sejak zaman dahulu, singkong telah menjadi pilihan masyarakat Indonesia sebagai makanan pokok pengganti nasi. Singkong yang mudah hidup dan mudah berbuah merupakan andalan masyarakat Indonesia. Kini singkong bisa diolah menjadi makanan unik dengan beragam bentuk dan rasa yang unik. Berikut beberapa analisa modal dan keuntungan usaha keripik singkong.

Analisa Usaha Keripik Singkong

1. Modal Usaha Keripik Singkong

Modal usaha keripik singkong sebenarnya sangat terjangkau, Anda hanya perlu menyiapkan bahan dasar dan bumbu dari keripik tersebut. Secara garis besar, berikut adalah modal bisnis yang dibutuhkan untuk memulai bisnis keripik singkong:

  • Bahan Dasar: Rp 2.000.000
  • Gas dan rempah-rempah: Rp 500.000
  • Kemasan: Rp 300.000
  • Transportasi: Rp 300.000
  • Gaji 2 karyawan: Rp 2.500.000
  • Lainnya: Rp 300.000

Total modal awal yang Anda butuhkan adalah sekitar Rp. 5.900.000, dengan modal awal ini anda sudah bisa mulai berjualan keripik singkong. Namun modal ini tidak termasuk stand atau tempat berjualan offline.

2. Analisa Keuntungan Usaha Keripik Singkong

Misalnya, Anda bisa menjual keripik singkong 50 bungkus, di mana setiap bungkusnya seharga Rp. 5.000. Jadi dalam sehari anda bisa menghasilkan Rp. 250.000, sehingga dalam satu bulan pendapatan usaha keripik singkong adalah Rp. 7.500.000.

Keuntungan masih harus dipotong dari biaya modal, jadi Rp. 7.500.000-Rp. 5.900.000 = Rp. 1.600.000. Tentunya keuntungan tersebut masih bisa bertambah, apalagi jika Anda mampu membuka cabang atau memiliki pemasaran yang lebih luas.

Kelebihan dan Kelemahan Bisnis Keripik Singkong

1. Kelebihian Bisnis Keripik Singkong

Bisnis keripik singkong umumnya sangat mudah dilakukan, dimana bisnis ini sangat cocok untuk ibu rumah tangga, pelajar, pekerja kantoran, dan masih banyak lagi yang lainnya. Proses manufaktur dan pengemasan menjadi poin penting dalam bisnis ini.

Keripik singkong juga bisa bertahan beberapa hari, bahkan jika dikemas rapat, makanan ini bisa bertahan berbulan-bulan. Tak heran jika keripik singkong sangat cocok Anda jual menggunakan kemasan.

Berbeda dengan bisnis lain seperti bisnis mie ayam, kue, atau bisnis makanan lainnya. Keripik singkong cenderung dibuat dengan modal minim, dimana Anda bisa menjualnya tanpa membuat stand atau toko terlebih dahulu.

2. Kelemahan Bisnis Keripik Singkong

Selain memiliki kelebihan yang cukup menguntungkan, bisnis keripik singkong ini tentunya memiliki kelemahan. Salah satunya adalah resiko jika keripik tidak laku, disini tentunya kerugian akan menjadi kendala terberat dalam memulai bisnis ini.

Apalagi jika Anda baru saja mendirikan bisnis keripik singkong, belum banyak orang yang mengetahui tentang produk yang Anda buat. Usahakan saat membuat keripik ini, buatlah sesuai kapasitas, jangan dibuat terlalu banyak sebelum pemasaran Anda sangat luas.

Hal ini berguna untuk meminimalisir kerugian yang bisa Anda alami, jika Anda menerima pesanan maka banyak produksi yang bisa dilakukan. Jangan sampai keripik yang dibuat tidak laku karena akan membuat anda mengalami kerugian yang cukup besar.

Bisnis di sektor keripik singkong memang sangat menjanjikan, namun Anda harus tetap berhati-hati dalam melihat kondisi pasar di sekitar Anda. Dengan begitu, bisnis Anda nantinya bisa berkembang ke arah yang lebih baik.

Dalam memulai bisnis keripik singkong, jangan terlalu terburu-buru, tetap tenang dan lakukan bisnis Anda secara teratur. Sehingga dengan sendirinya bisnis akan berkembang, dimana anda tidak perlu lagi memikirkan keuntungan atau resiko yang akan dialami.

Demikian pembahasan kita kali ini tentang Analisa Modal Usaha Keripik Singkong Beserta Keuntungannya. Semoga penjelasan diatas dapat membantu dalam mendirikan usaha keripik singkong. Semoga bermanfaat!

Leave a Comment

Your email address will not be published.